Tuesday, 23 September 2014

Latar Belakang Berdirinya Kecamatan Kepenuhan

Imau Tapong - Kecamatan Kepenuhan pada awalnya merupakan sebuah Wali Negeri yang dipimpin oleh seorang Wali Negeri bernama Bapak Bahri yang memimpin pada tahun 1950 dirubahlah bentuk pemerintahnya menjadi Kecamatan dengan nama Kecamatan Kepenuhan dengan Ibu Kotanya Kota Tengah. Camat Kepenuhan yang pertama memerintah di Kecamatan Kepenuhan adalah Bapak Rahman dengan masa kepemimpinan selama 3 tahun yaitu mulai tahun 1950 s/d 1953.

Diberikan nama Kecamatan Kepenuhan adalah berdasarkan kesepakatan dari seluruh lapisan masyarakat, alim ulama, cerdik pandai dan tokoh masyarakat yang diilhami dari sebuah nama sungai yang bernama Sungai Kepenuhan, terletak di ujung kampung yang bernama Kota Tengah. Berdasarkan hal tersebut disepakati juga Ibu Kota Kecamatan Kepenuhan adalah Kota Tengah. Kecamatan Kepenuhan pada mulanya berinduk kepada Kabupaten Kampar dengan Ibu Kota Bangkinang. Pada waktu itu Bupatinya adalah Datuk Aroen Syah dengan patihnya adalah Bapak Rahman.

Namun sejak keluarnya Undang-Undang Otonomi Daerah UU No. 22 Tahun 1999 yang dijabarkan oleh UU. No. 53 Tahun 1999 Junto UU. No. 11 Tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten dan Kota yang baru maka Kecamatan Kepenuhan tidak lagi dibawah Pemerintah Kabupaten Kampar akan tetapi termasuk salah satu Kecamatan dibawah Pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu dengan Ibu Kotanya Pasir Pengarayan. Yang saat itu dipimpin oleh seorang Bupati bernama Bapak Ramlan Zas dan Wakil Bupatinya yaitu Bapak Auni M. Noor, kemudian setelah itu oleh Kabupaten Rokan Hulu dipilih pulalah Buapatinya adalah Drs.H.ACHMAD, M.Si dan Wakil Bupatinya yaitu Letjen SUKIMAN. Dan sampai saat ini Bapak Drs.H.ACHMAD, M.Si tetap menjabat sebagai Bupati Kabupaten Rokan Hulu untuk periode kedua dan wakil Bupati nya adalah H HAFITH SYUKRI MM

Kecamatan Kepenuhan membawahi beberapa Desa dan satu Kelurahan, yang pada masa sebelum keluarnya Undang-Undang Otonomi Daerah Kecamatan Kepenuhan hanya terdiri dari 5 Desa yang tersebar disepanjang jalan Kabupaten. Yaitu Desa Kepenuhan Hulu, Desa Kepenuhan Barat, Desa Kepenuhan Tengah, Desa Kepenuhan Timur dan Desa Kepenuhan Hilir. Namun setelah bergulirnya Otonomi Daerah maka Desa-Desa tersebut terpecah menjadi 1 Kelurahan dan 9 Desa. Yaitu Kelurahan Kepenuhan Tengah, Desa Kepenuhan Hulu, Desa Muara Jaya, Desa Kepenuhan Jaya, Desa Kepenuhan Barat, Desa Kepenuhan Raya, Desa Kepenuhan Baru, Desa Kepenuhan Timur, Desa Kepenuhan Hilir, Desa Rantau Binuang Sakti.

Dan saat ini Rokan Hulu pun sudah melakukan pemekaran dibeberapa Kecamatan karena pertimbangan jumlah penduduk yang semakin meningkat. Maka saat inipun Kecamatan Kepenuhan telah dipecah menjadi dua Kecamatan yaitu Kecamatan Kepenuhan dan Kecamatan Kepenuhan Hulu. Kecamatan Kepenuhan Hulu terdiri dari 4 Desa yaitu Desa Muara Jaya, Desa Kepenuhan Jaya, Desa Pekan Tebih, Desa Kepayang. Sedangkan Kecamatan Kepenuhan terdiri dari 1 Kelurahan dan 12 Desa yaitu Kelurahan Kepenuhan Tengah, Desa Barat Mulia, Desa Kepenuhan Barat, Desa Sei. Rokan Jaya, Desa Kepenuhan Raya, Desa Kepenuhan Baru, Desa Kepenuhan Sejati, Desa Kepenuhan Makmur, Desa Kepenuhan Timur, Desa Kepenuhan Hilir, Desa Ulak Patian dan Desa Rantau Binuang Sakti, Desa Kepenuhan Sejati dan Desa Kepenuhan Makmur. Dan Desa Kepenuhan Sei Mandian.

Dan sampai saat ini Kecamatan Kepenuhan telah mengalami tiga kali pemekaran, yang hal ini dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang semakin meningkat. Baik penduduk asli tempatan maupun penduduk pendatang yang menetap di Kecamatan Kepenuhan. Karena kenyataannya saat ini warga perantau sangat banyak sekali di Kecamatan Kepenuhan. Hal ini dikarenakan di Kecamatan Kepenuhan ada terdapat 5 Desa Persiapan transmigrasi yang menampung warga pendatang. Yang mana satu Desa Persiapan Transmigrasi berjumlah 500 Kepala Keluarga yang didatangkan dari pulau Jawa, Aceh dll.

Kecamatan Kepenuhan mempunyai luas daerah sekitar ± 577,29 km2 sebahagian besar merupakan daerah perkebunan kelapa sawit masyarakat.

Sumber : http://kepenuhan.rokanhulukab.go.id
Latar Belakang Berdirinya Kecamatan Kepenuhan Reviewed by Paja Binga on Tuesday, September 23, 2014 Rating: 4,5

Sunday, 21 September 2014

Sejarah Singkat Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu

Imau Tapong - Kecamatan Kepenuhan merupakan salah satu Kecamatan yang tergabung dalam sebuah Kabupaten Baru yang dinamakan Kabupaten Rokan Hulu atau biasa disingkat dengan Kabupaten ROHUL. Kabupaten Rokan Hulu terletak ditengah pulau Sumatera disebelah utara Bukit Barisan tepatnya pada posisi 00 25” 20” LU – 010 25” 41” LU dan 1000 02” 56” 59” BT dengan luas wilayah sekitar 646.317 Km persegi dengan kondisi morfologi bervariasi dari daratan alluvial sampai dengan vulkanik yang terjal dibagian Barat, bagian Barat kemiringan lebih dari 40% dengan luas sekitar 99.135 Ha dan kemiringan 15 s/d 40% dengan luas 53.578 Ha sedangkan kemiringan antara 2 s/d 15% seluas 13.266 Ha selebihnya sekitar 360.943 Ha dengan kemiringan 0 s/d 2%.

Kabupaten Rokan Hulu berbatasan dengan :

a. Sebelah Utara dengan Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Rokan Hilir.

b. Sebelah Timur dengan Kecamatan Tapung (Kabupaten Kampar), Kecamatan Mandau (Kabupaten Bengkalis), Kecamatan Minas (Kabupaten Siak), dan Kecamatan Bangkinang (Kabupaten Kampar).

c. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan XIII Koto Kampar (Kabupaten Kampar) dan Provinsi Sumatera Barat.

d. Sebelah Barat berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Sumatera Utara.

Wilayah Kabupaten Rokan Hulu memiliki 3 sungai besar disamping beratus-ratus sungai kecil yang dijadikan masyarakat tempatan sebagai sumber kehidupan sehari-hari. Sungai tersebut yaitu Sungai Rokan Kanan, Sungai Rokan Kiri dan Batang Sosah yang bermuara kesungai Rokan bagian Hilir dengan panjang lebih kurang 100 Km, kedalaman rata-rata 6-8 meter serta lebar 92 meter (luas 13.177km2).

Daerah Rokan Hulu merupakan daratan rendah sampai sedang yang terletak dibagian timur deretan bukit barisan yang dikenal dengan masyarakat Rokan Hulu dengan nama Bukit Simerah Lembu atau Simolombu yang bagi sang petualang alam selalu mendambakan bungkulan bukit itu untuk dapat diraih. Kabupaten Rokan Hulu kaya akan budaya yang unik dari berbagai kelompok etnis yang tinggal didaerah ini sejak 1979 setelah dijadikan salah satu daerah tujuan transmigrasi oleh pemerintah Republik Indonesia.

Penduduk Kabupaten Rokan Hulu ramah tamah dengan budaya melayu yang adaptif akan memberikan kenyamanan untuk berkunjung selagi tidak bertentangan dengan agama yang dikenal dengan Melayu yaitu Identik dengan agama Islam.
Sejarah Singkat Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu Reviewed by Paja Binga on Sunday, September 21, 2014 Rating: 4,5

Saturday, 26 April 2014

Sejarah Kerajaan Kepenuhan

Berdirinya Kerajaan Kepenuhan tidak terlepas dari kontribusi Kerajaan Tambusai yangbernaung di bawah Yang Dipertuan Tua yang memerintah di aerah Rokan. Beliauadalah keturunan Raja Pagaruyung yang terkena1 di Sumatera, yang memiliki tigaputera, yaitu Siti Dualam, Duli Yang Dipertuan Akhir Zaman, dan Tengku RajaMuda. Dari ketiga anak Yang Dipertuan Tua inilah, keberadaan Krajaan Kepenuhanmulai ada yaitu tepatnya pada masa Pemerintahan Sultan Abdullah. Beliaumenjadikan pemerintahan ketatanegaraan dengan sangat adil dan bijaksana.

Untuk lebih memperjelas tentang berdirinya Kerajaan Kepenuhan maka telahdilakukan pencarian data dan fakta yang diakui keabsahannya, di samping datahasil Pengkajian Tombo Adat Luhak Kepenuhan yang diselenggarakan pada tanggal 17sampai 19 April 1999. Kegiatan pengkajian tersebut merupakan forum tertinggidalam Adat Luhak Kepenuhan. Berdasarkan hasil kegiatan Pengkajian Tombo AdatLuhak Kepenuhan tersebut dapat diuraikan bahwa jalan sejarah berdirinyaKerajaan Kepenuhan dibagi menjadi tiga periode, yakni sebagai berikut.
  1. Periode pertama, adalah periode berdirinya Kerajaan Kepenuhan.
  2. Periode kedua, merupakan masa berkembangnya Kerajaan Kepenuhan.
  3. Periode ketiga, merupakan masa kejayaan dan keruntuhan Kerajaan Kepenuhan.
Sejarah Kerajaan Kepenuhan Reviewed by Lupa Nama on Saturday, April 26, 2014 Rating: 4,5